Memiliki Ide Usaha tapi Ragu akan Berhasil atau Tidak? Ini Rumusnya




Memiliki Ide Usaha tapi Ragu akan Berhasil atau Tidak? Ini Rumusnya
saat ini mungkin banyak diatara kita sedang memikirkan bagai mana cara mendapatkan pendapatan lebih dikarenakan dari pendapatan di pekerjaan saat ini dirasa kurang terlebih dengan semakin meningkatnya juga pengeluaran kita tiap harinya, terbesit ingin mencari pekerjaan di tempat ataupun perusahaan lain namun dihadapi dengan sulitnya mencari pekerjaan saat ini baik secara umur yang dirasa akan sulit apabila mencari perusahaan lain ataupun pengalaman bekerja yang masih belum mencukupi.

Tak jarang kita memikirikan untuk membuat suatu usaha sendiri atau usaha sampingan tanpa harus keluar dari kerjaan saat ini dan akan berani fokus untuk bekerja apabila usaha yang dijalankan berhasil ataupun prospek keberhasilannya tinggi, namun terkadang kita sering dihadapi dengan keraguan apakah bisnis yang dipikirkan akan berhasil atau tidak?, berikut saya akan memberikan Rumus ataupun Syarat-syarat yang harus ada apabila kamu sedang memikirkan sebuah bisnis/usaha yang ingin di kembangkan.

Usahamu Menyelesaikan Masalah
Saat kamu sedang ingin mencari ide bisnis/usaha hal pertama yang harus kamu lakukan adalah lihat di sekitar mu lalu amati masalah apa yang sering terjadi dan kamu bisa menemukan serta menawarkan solusi atas masalah tersebut dan itu bisa jadi peluang usahamu.
Contoh: kamu tinggal di daerah perumahaan dengan jumlah rumah berkisar 200, posisi rumah kamu bisa dibilang cukup jauh dari daerah ramai, masalah yang sering di hadapi oleh orang rumahmu adalah jauhnya supermarket atau pasar untuk melakukan pembelian gas LPG. Dari masalah kamu tersebut ditemukan peluang untuk membuka usaha sebagai penyuplai gas LPG kepada tetangga-tetangga rumahmu berjumlah 200 yang pasti mengalami kesulitan yang sama seperti keluargamu.

Analisa Pasar
Saat anda sudah menemukan Ide usaha beserta masalah apa yang diselesaikan oleh ide kamu sekarang yang harus kita acari tahu adalah Pasar atau kita sebut calon Customer kamu, hal apa saja yang perlu kamu Analisa? Berikut :
  • Target Customer : kamu harus bisa menentukan siapa calon customer kamu atau siapa yang akan membeli produkmu, dari contoh diatas tetangga disekitar rumah kamu yang berjumlah 200 rumah.
  • Mencari tahu kebiasaan Customer : dalam poin ini bermaksud untuk mencari tahu prilaku calon customer saat ini sebelum usaha mu jalan atas masalah yang sama dihadapinya seperti apa yang akan mereka lakukan atas masalah tersebut, solusi apa yang mereka pilih dan kesanggupan daya beli mereka atas solusi tersebut. Analisa ini akan berpengaruh dengan produk yang akan kalian tawarkan.
    • Contoh: kamu mencari tahu rata-rata tetangga kalian mencari gas LPG dengan menyuruh ART ke pasar yang jaraknya jauh keluar dari komplek dan membeli gas LPG ukuran Large bukan Medium sehingga kamu dapat memberikan solusi tambahan seperti memberikan fasilitas antar jemput dan juga variasi LPG medium agar calon customer bisa diberikan pilihan.

 Buat Estimasi Biaya
Karena bisnis kamu bisa dikatakan belum berjalan jadi buat estimasi biaya keseluruhan dari awal dengan rumus : pengadaan peralatan & perlengkapan dan biaya Operational selama 2 bulan, dengan contoh sebagai berikut:
  
Deskripsi
Qty
Harga Satuan
Durasi Bulan
Total
Tabung Gas
200
Rp. 150,000
1
Rp. 30,000,000
Gas LPG
350
Rp. 50,000
2
Rp. 32,000,000
Gerobak
1
Rp. 1,000,000
1
Rp. 1,000,000
Karyawan
1
Rp, 1,500,000
2
Rp. 3,000,000
Sub Total
Rp. 66,000,000

Proyeksi Pendapatan
Setelah kita mengetahui berapa sekiranya biaya yang diperlukan untuk menjadi agen LPG lalu yang kita lakukan adalah membuat proyeksi pendapatan untuk mengetahui berapa penghasilan yang akan kita dapat dari usaha kita ini, berikut contoh yang akan saya buat:

Items
Target
Bulan 1
Bulan 2
Total
Rumah
200
150
170
320
Gas LPG (Terjual)

2
2
4
Gas LPG (Revenue)
Rp. 60,000
Rp. 18,000,000
Rp. 20,400,000
Rp. 38,400,000
Gas LPG (Keuntungan)
Rp. 10,000
Rp. 3,000,000
Rp. 3,400,000
Rp. 6,400,000

Dari contoh estimasi biaya dan proyeksi pendapatan bisa di ambil kesimpulan bahwa usaha ini mendapatkan keuntungan bersih perbulannya Rp. 1,500,000 – Rp. 2,000,000. Besaran keuntungan tersebut jika kita hitung mungkin akan BEP di tahun kedua dan Roi tidak sampai 10%.

Setelah kita membuat itu semua kita akan mengetahui apakah ide usaha kita bagus untuk di jalankan atau tidak, sebagai tambahan dalam membuat estimasi biaya buatlah nilai komponen dengan estimasi termahal terlebih dahulu meskipun ada pembanding harga yang lebih kecil dan dilanjuti dengan membuat proyeksi pendapatan dengan nilai target terendah terlebih dahulu meskipun dengan target besar kamu bisa untuk mencapainya. Mengapa saya menyarankan seperti itu untuk lebih memastikan ide bisnis kita layak untuk dilanjutkan apabila dengan memasukan cost yang terbesar dan target yang terkecil namun hasilnya tetap ada keuntungan berarti jika ada penghematan dan peningkatan target, bisnis kita akan profit lebih besar.

Powered by Blogger.